Gudangberita.co.id, Batam – Meski menyandang status sebagai salah satu pusat keramaian di Kota Batam, Kecamatan Bengkong ternyata masih dihantui masalah klasik terkait distribusi air bersih dan pengelolaan sampah.
Kondisi ini menjadi sorotan utama dalam kunjungan kerja Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ke Kantor Camat Bengkong, Kamis (9/4/2026).
Kepala Perwakilan Ombudsman RI Kepri, Dr. Lagat Siadari, menegaskan bahwa persoalan dasar seperti air dan kebersihan lingkungan tidak bisa diselesaikan oleh pihak kecamatan sendirian.
Diperlukan sinergi lintas instansi yang lebih kuat agar keluhan masyarakat di tingkat bawah tidak terus berulang tanpa solusi konkret.
Krisis Air di Tanjung Buntung Jadi Atensi
Dalam diskusi tersebut, Camat Bengkong, Mohammad Fairus R. Batubara, memaparkan tantangan berat di wilayahnya yang padat penduduk. Masalah air bersih masih menjadi kendala utama bagi warga di beberapa titik, khususnya di RW 1 dan RW 20 Kelurahan Tanjung Buntung.
“Kami terus berupaya mengusulkan penanganan masalah air ini ke BP Batam agar ada langkah teknis segera. Selain itu, terkait sampah, meski pengelolaan sudah kembali ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sejak awal tahun, pihak kecamatan tetap memberikan dukungan fasilitas parkir armada demi kelancaran pengangkutan,” jelas Fairus.













