Gudangberita.co.id, Lingga — Sebanyak sembilan unit mesin tambang inkonvensional (TI) timah ditemukan berjajar di kawasan jetty TBJ, Desa Penuba Timur, Kecamatan Selayar, Kabupaten Lingga.
Keberadaan peralatan tambang tersebut hingga kini belum diketahui pemilik maupun tujuan penggunaannya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, mesin-mesin tersebut dilaporkan telah berada di lokasi sejak Senin (13/7) hingga Selasa (14/7) malam. Munculnya peralatan ini di area tepi pantai memicu pertanyaan dari warga setempat terkait legalitas dan peruntukannya.
Salah seorang warga, mengaku heran dengan keberadaan mesin yang dibiarkan berada di lokasi terbuka selama beberapa hari tanpa adanya kejelasan pihak yang bertanggung jawab.
“Mesin-mesin itu sudah beberapa hari di sana, tapi kami tidak tahu punya siapa dan mau dibawa ke mana,” ujarnya.
Keberadaan mesin TI ini mencuat di tengah perhatian publik terhadap aktivitas kapal hisap timah yang dikaitkan dengan PT Cipta Persada Mulia (CPM) di perairan Pulau Pekajang, yang saat ini juga sedang disorot terkait kelengkapan izin operasinya.
Munculnya sembilan unit mesin TI ini memicu desakan dari masyarakat agar aparat penegak hukum serta instansi terkait, baik di bidang pertambangan maupun pengelolaan ruang laut, segera melakukan pengecekan.








