BatamZona Headline

Rumah dan Kebun Digusur, Warga Tanjung Banon: “Inilah Titik Terakhir Ibu Berjuang”

171
×

Rumah dan Kebun Digusur, Warga Tanjung Banon: “Inilah Titik Terakhir Ibu Berjuang”

Share this article
Tim Terpadu Satpol PP Kota Batam dan Ditpam BP Batam saat melakukan penggusuran paksa dua rumah warga di Kampung Tua Tanjung Banun, Batam, Selasa (8/7/2025). (Foto: ist)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Penggusuran lahan kembali terjadi di Pulau Rempang. Kali ini, rumah dan kebun milik dua warga Kampung Tanjung Banon, Kelurahan Sembulang, digusur oleh tim terpadu pada Selasa pagi (8/7/2025) sekitar pukul 08.00 WIB. Peristiwa ini kembali memicu kritik dan kecaman, terutama dari warga terdampak dan tim advokasi.

Salah satu korban penggusuran, Airlangga Sinaga, pemilik kebun kelapa seluas 8.737 meter persegi, mengaku sudah berusaha menghentikan penggusuran saat petugas mulai merusak pohon-pohon di kebunnya. Namun permintaannya tidak digubris.

Baca Juga:  KPK Periksa 3 Pramusaji Rumah Dinas Gubernur Riau, Diduga Rusak Segel dalam Kasus Pemerasan dan Gratifikasi

“Saya sempat minta mereka berhenti, tapi tidak dihiraukan. Kebun saya dirobohkan begitu saja,” kata Airlangga.

Airlangga juga menyebut bahwa sehari sebelumnya, ia hanya mendapat pemberitahuan secara lisan dari dua petugas Ditpam BP Batam tanpa membawa surat perintah resmi.

“Saya tanya, mana surat tugasnya, mereka bilang tidak ada. Hanya pemberitahuan lisan,” ungkapnya.

Baca Juga:  DPRD Batam Dukung Penguatan PAUD, Hj. Asnawati Atiq Hadiri Pengukuhan PP PAUD Kota Batam

Sebelumnya, pada 2 Mei 2025, sebagian kebunnya juga telah dirusak saat ia sedang bekerja di laut.

Kejadian serupa menimpa Rosmawati, warga lain Tanjung Banon yang rumahnya juga dirobohkan petugas. Meski menolak untuk direlokasi, Rosmawati tak berdaya ketika petugas datang, memintanya naik ke mobil, dan membawanya ke rumah sewa sementara di Batu Aji.