harris
BatamZona Headline

Dua Rumah di Tanjung Banun Digusur Paksa demi Proyek Rempang Eco City, Nenek Viral Kembali Protes

237
×

Dua Rumah di Tanjung Banun Digusur Paksa demi Proyek Rempang Eco City, Nenek Viral Kembali Protes

Share this article
Tim Terpadu Satpol PP Kota Batam dan Ditpam BP Batam saat melakukan penggusuran paksa dua rumah warga di Kampung Tua Tanjung Banun, Batam, Selasa (8/7/2025). (Foto: ist)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Tim Terpadu yang terdiri dari Satpol PP Kota Batam dan Ditpam BP Batam melakukan penggusuran paksa terhadap dua rumah warga di Kampung Tua Tanjung Banun, Batam, Selasa (8/7/2025). Penggusuran ini menjadi bagian dari proses pembersihan lahan untuk pembangunan perumahan relokasi warga terdampak proyek strategis nasional (PSN) Rempang Eco City.

BACA JUGA:  Warga Pantai Melayu Mengaku Terintimidasi Tim Terpadu Saat Libur Maulid Nabi Terkait Proyek Sekolah Merah Putih

Dua bidang lahan yang ditertibkan masing-masing seluas 8.737 meter persegi dan 503 meter persegi, yang selama ini dikuasai oleh warga bernama Sinaga dan Rusmawati. Barang-barang seperti kasur, kipas angin, dan lemari terlihat telah dievakuasi keluar rumah, dengan beberapa truk disiapkan untuk mengangkutnya.

Penertiban ini kembali memicu ketegangan. Adu mulut sempat terjadi antara tim gabungan dan warga dari kampung lain yang turut hadir. Salah satu yang kembali menyuarakan protes adalah Siti Hawa (67), nenek asal Kampung Sembulang Hulu yang sempat viral dalam bentrokan berdarah antara warga dan tim keamanan proyek Rempang pada Desember 2024.

BACA JUGA:  Dituduh Selingkuh dengan Istri Orang, Pria di Bengkong Batam Diberondong Sajam hingga Kritis

Sebelumnya, Plt. Kepala Biro Humas BP Batam, Ariastuty Sirait menegaskan bahwa langkah penggusuran ini sudah melalui proses panjang dan legal, termasuk penerbitan surat peringatan tahap 1 hingga 3 serta surat perintah bongkar kepada warga.