BatamLayanan PublikZona Headline

Bayar Sampah Batam Bakal Gabung Tagihan Air? Ini Kata Li Claudia Chandra

68
×

Bayar Sampah Batam Bakal Gabung Tagihan Air? Ini Kata Li Claudia Chandra

Share this article
Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra.
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Pemerintah Kota Batam tengah mengkaji skema baru pembayaran retribusi sampah yang rencananya akan diintegrasikan dengan layanan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Langkah ini menjadi bagian dari transformasi besar-besaran tata kelola persampahan yang ditargetkan mulai berjalan pada 2026.

Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menegaskan bahwa seluruh progres transformasi ini harus dikawal ketat, terutama menyangkut aspek pembiayaan yang transparan dan akuntabel.

BACA JUGA:  Bincang Seru di VVIP Hang Nadim: PWI dan Pemko Batam Bicara Masa Depan Kota

“Persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama. Kita harus menyelesaikannya dengan baik agar memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Li Claudia saat memimpin rapat koordinasi di Batam, Rabu (1/4/2026).

Rencana penggabungan tagihan sampah ke dalam tagihan air ini merupakan hasil kajian dari Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Batam. Kajian yang sudah berjalan sejak Maret 2026 tersebut mencakup:

BACA JUGA:  Wawako Batam Li Claudia Chandra Ngamuk Temukan Maling Pasir: "Pagi Nyolong, Malam Jadi Satpam!"

Analisis zonasi pelayanan sampah.

Perhitungan biaya operasional dan investasi per zona.

Integrasi sistem retribusi dengan layanan SPAM.

Laporan akhir dari kajian ini ditargetkan rampung pada minggu kedua Mei 2026. Skema ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi penagihan sekaligus memastikan seluruh lapisan masyarakat berkontribusi dalam menjaga kebersihan kota.