NusantaraZona Headline

28 Pelajar di Sumbar Diduga Keracunan MBG, Pemkab Agam Siagakan 5 Ambulans di Manggopoh

77
×

28 Pelajar di Sumbar Diduga Keracunan MBG, Pemkab Agam Siagakan 5 Ambulans di Manggopoh

Share this article
Kepala Dinas Kesehatan Agam Hendri Rusdian sedang membesuk korban diduga keracunan MBG di Puskesmas Manggopoh, Rabu (1/10/2025). (Foto: Antara)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Lubuk Basung – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam, Sumatera Barat, menyiagakan lima unit mobil ambulans di Puskesmas Manggopoh untuk menangani kasus dugaan keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa puluhan pelajar, Rabu (1/10/2025).

Kepala Dinas Kesehatan Agam, Hendri Rusdian, mengatakan ambulans tersebut berasal dari sejumlah fasilitas kesehatan terdekat, seperti Puskesmas Lubuk Basung, Puskesmas Tiku, dan RSUD Lubuk Basung.

BACA JUGA:  Gusur Warga di Tengah Isu Mundurnya Investor, Proyek Rempang Eco-City Tuai Kecaman

“Mobil ambulans ini kita siagakan di Puskesmas Manggopoh jika dibutuhkan untuk merujuk pasien yang perlu penanganan lebih lanjut ke RSUD Lubuk Basung,” ujarnya via Antara.

Selain armada ambulans, Pemkab Agam juga mengerahkan tim medis baik di Puskesmas Manggopoh maupun RSUD Lubuk Basung guna memberikan pelayanan maksimal bagi para korban.

28 Pelajar Diduga Keracunan MBG

BACA JUGA:  KMP Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok, 1 Meninggal Dunia dan Ratusan Penumpang Dievakuasi

Hendri menyebutkan, hingga Rabu sore terdapat 28 siswa TK dan SD di Nagari Manggopoh serta Kampung Tangah, Kecamatan Lubuk Basung, yang diduga keracunan usai mengonsumsi MBG di sekolah mereka.

Gejala yang dialami antara lain muntah-muntah, sehingga orang tua siswa segera membawa anak mereka ke Puskesmas Manggopoh untuk mendapatkan perawatan medis.

BACA JUGA:  Daftar 7 Kabupaten Terparah Gempa Flores: 19 Ribu Rumah Warga Rata dengan Tanah!

Saat ini, 22 pasien dirawat di Puskesmas Manggopoh dan 6 pasien di RSUD Lubuk Basung. Dari jumlah tersebut, tiga pasien telah dirujuk ke RSUD karena membutuhkan penanganan lebih lanjut.