Gudangberita.co.id, Batam — Di balik pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), ternyata ada penggerak ekonomi skala besar yang sedang dimatangkan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Batam.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa program prioritas nasional ini bukan sekadar pembagian makanan untuk anak-anak, melainkan sebuah “proyek raksasa” yang akan memutar roda perekonomian dan memberdayakan ratusan pelaku UMKM serta rantai pasok pangan lokal secara masif.
Hal tersebut ditegaskan Amsakar usai mengikuti Rapat Koordinasi Pemantauan dan Optimalisasi Peran Pemerintah Daerah dalam Pelaksanaan MBG secara virtual, Kamis (13/8/2026).
Rakor tersebut digelar guna menyelaraskan kebijakan daerah dengan pemerintah pusat sesuai amanat Perpres Nomor 115 Tahun 2025.
Ekosistem Ekonomi Baru: Menggandeng UMKM dan Petani Lokal
Kebutuhan pasokan bahan pangan serta pengolahan makanan dalam jumlah ribuan porsi setiap harinya dipastikan membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Bagi Amsakar, momentum ini adalah jalan pembuka untuk menghidupkan ekosistem ekonomi kerakyatan di Batam.
Bahan pangan utama seperti beras, telur, sayuran, hingga hasil perikanan akan menyerap produk-produk lokal, yang secara langsung menguntungkan petani, nelayan, distributor, hingga penyedia jasa boga/catering berbasis UMKM.













