Gudangberita.co.id, Lingga – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) jenis lahan gambut kembali memperlihatkan tabiat aslinya yang sangat berbahaya: tampak padam dan aman di permukaan, namun menyimpan bara api membara di bawah tanah.
Lebih mengkhawatirkan lagi, ancaman terselubung ini berada hanya 500 meter dari permukiman warga di Dusun II RT 001 RW 003, Desa Sungai Buluh, Kampung Baru, Kecamatan Singkep Barat.
Kondisi kritis tersebut memicu respons cepat dari jajaran kepolisian. Kapolres Lingga, AKBP Ahmad Andi Suryadi, S.H., S.I.K., M.M., memimpin langsung penyisiran ke lokasi bekas kebakaran untuk memastikan api tak kembali membesar dan merembet ke rumah penduduk, Senin (21/9/2026).
Setibanya di lokasi bersama Wakapolres Lingga Kompol Efendi, S.H., M.H., Kapolsek Singkep Barat IPTU Young Risa, S.Sos., serta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Lingga, rombongan disambut oleh kabut asap tebal yang masih membubung pekat dari sisa-sisa lahan gambut.
Sifat alami lahan gambut yang memiliki lapisan organik tebal membuat api mampu bertahan lama di bawah permukaan meski bagian atas telah tampak menghitam. Jika diabaikan, tiupan angin sekecil apa pun dapat dengan mudah membangkitkan kobaran api baru yang dengan cepat mengancam pemukiman warga sekitar.













