Nusantara

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau: Penutupan Bandara Soekarno-Hatta Diperpanjang hingga Pukul 13.30 WIB, 22 Ribu Penumpang Terdampak

8
×

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau: Penutupan Bandara Soekarno-Hatta Diperpanjang hingga Pukul 13.30 WIB, 22 Ribu Penumpang Terdampak

Share this article
Foto: ilustrasi
banner 468x60

Gudangberita.co.id — Penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, resmi diperpanjang hingga Minggu (6/9/2026) pukul 13.30 WIB.

Langkah krusial ini diambil otoritas penerbangan guna mengantisipasi bahaya sebaran abu vulkanik akibat peningkatan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub), gangguan operasional ini berdampak langsung pada 209 penerbangan dan setidaknya 22.798 penumpang hingga periode pemantauan pukul 09.30 WIB.

BACA JUGA:  Daftar 7 Kabupaten Terparah Gempa Flores: 19 Ribu Rumah Warga Rata dengan Tanah!

Awalnya, penutupan operasional Bandara Soetta dijadwalkan berakhir pada pukul 09.30 WIB. Namun, evaluasi berkala melalui paper test di area bandara masih menunjukkan indikasi kuat keberadaan materi abu vulkanik di udara.

Melalui pengumuman resmi NOTAM (Notice to Airmen) bernomor A33446/26 NOTAMR A3344/26 yang diunggah Kemenhub pukul 09.00 WIB, masa penghentian penerbangan terpaksa diperpanjang.

BACA JUGA:  Ketika Brosur Tak Bisa Memadamkan Bara, Catatan Perwira Seskoad dari Rimba Way Kambas

“Sehubungan dengan adanya aktivitas erupsi Anak Gunung Krakatau, terdapat beberapa Bandar Udara yang mengalami penghentian operasional penerbangan, antara lain Soekarno-Hatta (CGK)… berlaku s/d 13.30 LT,” tulis keterangan resmi Kemenhub.

Dampak sebaran abu vulkanik erupsi Anak Krakatau tidak hanya mengalumpuhkan Bandara Soetta, tetapi juga memicu penutupan sementara di beberapa titik bandara lain demi keselamatan ruang udara:

BACA JUGA:  KMP Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok, 1 Meninggal Dunia dan Ratusan Penumpang Dievakuasi