BatamHukumZona Headline

Sidang Demo Rempang: Ini Kata-kata Bang Long yang Dianggap Menghasut oleh Penuntut Umum

914
×

Sidang Demo Rempang: Ini Kata-kata Bang Long yang Dianggap Menghasut oleh Penuntut Umum

Share this article
Iswandi alias Awi 'Bang Long' saat sidang kasus demo Rempang di Pengadilan Negeri Batam, Kamis (21/12/2023) pagi. (Foto: Gudangberita)
banner 468x60

Bapak keamanan, bapak kepolisian, bapak TNI, Ditpam, dan seluruh unsur keamanan… Kami disini menyuarakan suara orang kampong kami!

Sekarang Pak Rudi sudah datang di depan kita, apakah dia sudah cukup memberikan solusi untuk kita?!

Rupanya pak Rudi dia takut sama tekanan dari pusat! takut sama tekanan dari Presiden! takut sama tekanan dari Menteri!

Hey kalian! Perhatikan ini tanah kami…kami yang berhak mengatur tanah kami, bukan kalian…!!!

Rupanya, kalian semua diberikan ata oleh Allah, oleh Tuhan tapi mat aitu buta! Tidakkah mata hari kalian melihat kondisi rakyat kalian?!!

Datok nenek moyang kami di alam kubur itu menangis!

Daripada pihak Kepolisian, pihak Kepolisian, kepada Pihak Kepolisian lepaskan 8 (delapan) anak kami segera!!

Hentikan intervensi terhadap Masyarakat rempang galang…tolak relokasi 100 persen tanpa Diplomasi!

Wahai anda anda sekalian yang ada di BP Batam.. kalian enak… kalian dapat duit… setiap bulan kalian terima gaji…

Instruksi kepada bapak rudi, selaku Walikota Batam…selaku ketua BP Batam…rupanya walikota, tapi tidak mempunyai kejantanan untuk menghadapi rakyat…!!!

Ingat kalian.. lakukan apa yang tugaskan oleh atasan kalian.. tapi saya nasehati kalian.. kami orang melayu nasehati kalian… kalua apa yang disampaikan atasan kalian itu tidak benar.. kalian jangan ikut saja!!!! Masa tidak berani diprotes sesuatu yang salah!! liat kalian semua…dari manapun kalian berada, kami pepatah laut, kami orang melayu ni ada pepatah…yang sudah diluhurkan oleh Pahlawan kami…Raja Alim…Raja kusembah… tapi ingat…Raja Zalim…Raja kusanggah…!!!!!

BACA JUGA:  Selat Hormuz Ditutup! Harga Minyak Dunia Diprediksi Tembus US$120, APBN 2026 Terancam Jebol Rp515 Triliun