BatamBatam Punya CeritaNarkobaZona Headline

Demi Uang Rp 150 Juta, Pasutri di Batam Nekat Jadi Kurir Sabu

118
×

Demi Uang Rp 150 Juta, Pasutri di Batam Nekat Jadi Kurir Sabu

Share this article
Ilustrasi

Gudangberita.co.id, Batam – Polisi meringkus pasangan suami istri (pasutri) EH dan NA yang nekat jadi kurir sabu. Mereka diimingi upah Rp 150 juta. Tugasnya menjemput paket berisi 35 Kg sabu-sabu.

Barang haram itu dikirim dari Malaysia. Hanya saja butuh kurir yang nekat untuk membawanya ke orang yang dituju, yang berada di Indonesia.

Polanya klasik, sama seperti kasus-kasus yang terjadi sebelumnya. Yakni kenal seseorang yang menawarkan kerjaan dengan risiko besar. Biasanya mereka yang menerima tawaran ini sedang kesulitan ekonomi atau kebutuhan hidup.

Selain terkena getah dan terseret kasus hukum, para kurir sabu ini tentu akan jadi tersangka dengan ancaman mati bahkan seumur hidup.

Kapolresta Barelang, Kombes Nugroho Tri Nuryanto menyebut EH dan NA diamankan di Jembatan Nongsa Pura.

“Laporan masyarakat yang diterima Satresnarkoba Polresta Barelang. Polisi kemudian melakukan pengembangan kasus tersebut dan mengamankan pasangan suami istri tersebut,” ucapnya, Selasa (2/7/2024).

EH ditangkap di bawah Jembatan Nongsa, saat mengambil barang tersebut. Sementara MA, istri EH yang menunggu suaminya di dalam mobil ikut diamankan.

Mereka mengaku diimingi upah Rp 150 juta untuk menjemput dan mengantar sabu tersebut hingga kelar. Namun baru menerima upah sebesar Rp 3 juta.

banner 325x300