BatamZona Headline

Jalan Lebar Batam Jadi Pisau Bermata Dua: Mulus di Aspal, Mematikan di Jalan Raya

26
×

Jalan Lebar Batam Jadi Pisau Bermata Dua: Mulus di Aspal, Mematikan di Jalan Raya

Share this article
Sebuah truk terguling di dekat Flyover Laluan Madani, Batam. (ist)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Infrastruktur jalan di Kota Batam yang kini semakin lebar dan mulus bak jalan bebas hambatan ternyata menyimpan sisi gelap yang mengerikan. Kemegahan aspal ini justru menjadi “pisau bermata dua”: di satu sisi memperlancar mobilitas, namun di sisi lain memicu lonjakan angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas.

Fenomena memprihatinkan ini terungkap dalam audiensi antara Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dengan Satlantas Polresta Barelang, Jumat (10/4/2026). Data dari Jasa Raharja menunjukkan statistik yang “berdarah”: tercatat 66 kecelakaan terjadi hanya dalam 90 hari pertama tahun 2026, dengan total 13 nyawa melayang.

BACA JUGA:  Mudik Lebaran 1447 H: Polres Natuna Gelar Operasi Ketupat Seligi 2026, Cek Titik Pos Pengamanannya!

Kasat Lantas Polresta Barelang, Afidhya A. Wibowo, mengakui bahwa desain tata ruang jalan di Batam saat ini memberikan ruang bagi pengendara untuk memacu kendaraan di luar batas kewajaran.

“Kondisi jalan di Batam yang lebar mendorong masyarakat untuk memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi. Ini adalah tantangan besar bagi kami, apalagi dengan keterbatasan personel dan sarana prasarana pendukung di lapangan,” ungkap Afid.

BACA JUGA:  Hanya Karena Utang Rp300 Ribu, 5 Penagih Koperasi Keroyok Warga Tiban Batam hingga Babak Belur

Inilah letak “mata pisau” yang tajam: aspal yang mulus menciptakan eforia kecepatan bagi pengendara, namun tanpa didukung fasilitas keselamatan yang memadai, jalanan tersebut berubah menjadi arena jemputan maut.