Gudangberita.co.id, Cirebon – Cerita ARP (13), seorang bocah yang depresi akibat ponsel kesayangannya dijual sang ibu menyentuh simpati netizen.
Demi memenuhi kebutuhan sehari-hari, ibunya terpaksa menjual hp anaknya yang masih berusia 13 tahun.
Siti Anita, sang ibu mengakui jika ponsel tersebut adalah barang kesayangan anaknya. Bahkan ponsel itu dibeli dari hasil tabungan bocah tersebut.
Kondisi ekonomi yang berkesulitan membuat Siti terpaksa menjual ponsel anaknya.
“Saya bingung keadaan enggak kerja, saya enggak jualan, terus suami juga delapan bulan enggak ngasih nafkah. Jadi, saya bingung, ada barang itu ya saya jual buat makan sehari-hari,” kata Siti kepada awak media mengutip saluran Youtube Liputan6 pada Rabu, 15 Mei 2024.
Siti menjelaskan bahwa hp dijual tidak dilakukan sembarangan tanpa sepengetahuan ARP. Sebelum menjualnya, dia telah meminta izin dari ARP dan berjanji akan mengembalikannya saat memiliki cukup uang.
“Mungkin itu barang yang dia senang, hasil nabung sendiri, jerih payah sendiri. Tapi, saya izin, enggak asal saya jual, saya izin ‘A mama pinjam ya A, nanti mama balikin kalau punya uang mama beli lagi’,” tambahnya.
Meskipun ARP telah mengizinkan ibunya untuk menjual ponselnya, ARP kerap terlihat sedih dan melamun setelah hp dijual.













