Batammetro story

Kena Prank Pintu Sendiri, Warga Baloi Kusuma Hampir Jadi Gelandangan Kalau Gak Ada Layanan 110

21
×

Kena Prank Pintu Sendiri, Warga Baloi Kusuma Hampir Jadi Gelandangan Kalau Gak Ada Layanan 110

Share this article
Syafrianshah, seorang warga Perumahan Baloi Kusuma, Kelurahan Selicin, menelpon layanan darurat polisi saat tak bisa masuk rumah, Senin (20/04/2026) malam.
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Nasib apes nyaris menimpa Syafrianshah, seorang warga Perumahan Baloi Kusuma, Kelurahan Selicin, Senin (20/04/2026) malam. Niat hati ingin istirahat usai memeras keringat dengan berolahraga, ia justru harus “terlantar” di depan rumahnya sendiri gara-gara pintu utama mendadak tidak bisa kompromi.

Syafrianshah hampir saja menjadi “gelandangan” semalam suntuk di teras rumah jika dirinya tidak terpikir untuk menghubungi layanan darurat 110 Polri.

BACA JUGA:  KPK Soroti Realita Investasi di Batam: Jangan Sampai Negara Kasih Insentif, Tapi Rakyat Gak Dapat Apa-apa

Kejadian bermula sekitar pukul 23.40 WIB. Syafrianshah yang baru saja kembali dari aktivitas olahraga di kawasan Palm Spring mendapati pemandangan yang bikin sesak dada: pintu rumahnya di Blok A No. 25 terkunci rapat dari dalam.

Meski sudah mencoba berbagai cara, akses masuk ke dalam rumah tetap buntu. Suasana sunyi di tengah malam dan tidak adanya respons dari dalam rumah sempat menimbulkan kekhawatiran akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di dalam kediamannya.

BACA JUGA:  Ombudsman Kepri Apresiasi Penertiban Tambang Pasir Liar dan Ingatkan Harus Serius dan Tuntas

Tak butuh waktu lama setelah laporan masuk via layanan 110, personel Polsek Lubuk Baja yang dipimpin langsung oleh Kapolsek KOMPOL Deni Langie, S.I.K., M.H., langsung meluncur ke lokasi. Dipimpin Aipda Afriadi, petugas patroli segera melakukan pengecekan situasi di lapangan.