Gudangberita.co.id, Batam – Beredar video terkait pengakuan dua ibu-ibu yang diserahkan ke Bawaslu Batam terkait dugaan money politics.
Dua ibu-ibu yang diduga koordinator pembagian uang serangan fajar, diamankan warga di depan kantor Proxi Net, Ruko Grand California, Batam Center, Selasa (26/11/2024) malam.
Lokasi tersebut disinyalir digunakan untuk praktik politik uang menjelang hari pencoblosan Pilkada.
Bahkan petugas kepolisian dan Bawaslu tampak berjaga di luar ruko yang disebut menjadi lokasi pembagian uang money politic. Hanya saja, saat itu petugas seperti enggan masuk untuk mencari alat bukti lain.
Informasi yang beredar menyebutkan bahwa beberapa orang masih berada di dalam gedung tersebut.
Di Bawaslu Batam, kedua ibu-ibu itu sempat ditanya terkait uang yang mereka bagikan
“Saya disuruh nyari KTP. Untuk pemilihan nomor 2,” ucapnya
“Untuk yang Batam atau yang mana? (Pilkada Batam atau Pilkada Kepri),” tanya pria di video.
“Untuk milih Claudia (mengarah ke paslon Amsakar-Li Claudia),” jawab wanita satunya yang sedang hamil.
“Kita hanya nanya siapa yang nyuruh ibu, nyari data. Yang ngasih duit siapa?” tanya pria itu lagi.
“Pak Rano. Gak tau pak kami kenal di tempat tadi, di kantor Proxi,” jawab mereka.












