Gudangberita.co.id, Lingga – Kekecewaan mendalam tengah menyelimuti Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lingga. Hingga Senin (13/4/2026), Tunjangan Hari Raya (THR) yang menjadi hak pegawai tak kunjung masuk ke rekening, padahal Idul Fitri telah berlalu.
Kondisi ini memicu gelombang protes terselubung di kalangan pegawai yang merasa pemerintah daerah tidak konsisten dalam memenuhi kewajiban, di tengah tuntutan disiplin kerja yang kian diperketat.
Keterlambatan ini menjadi sorotan tajam karena bertolak belakang dengan pernyataan resmi Wakil Bupati Lingga, Novrizal, beberapa waktu lalu. Dalam pernyataannya, ia berkomitmen bahwa THR akan rampung dibayarkan pada periode minggu kedua hingga ketiga April.
“Ada beberapa strategi yang sudah kami laksanakan. Kami berjanji pada minggu kedua hingga minggu ketiga April THR ini sudah diberikan kepada seluruh ASN,” tegas Novrizal saat itu.
Namun, memasuki pertengahan April, janji tersebut seolah menguap. Para ASN mulai mempertanyakan keseriusan Pemkab Lingga dalam menepati janji politik dan birokrasi tersebut.
Salah seorang ASN di Lingga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan rasa frustrasinya. Ia menilai ada ketidakadilan antara beban kerja dan pemenuhan hak kesejahteraan.













