Gudangberita.co.id, Batam – Menjelang puncak libur Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, resmi menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 18 Tahun 2026.
Kebijakan ini mewajibkan seluruh pengelola objek wisata di Kota Batam untuk memperketat standar keamanan dan kenyamanan bagi pengunjung guna mengantisipasi lonjakan wisatawan.
Langkah ini diambil mengingat destinasi wisata Batam, khususnya kawasan pantai, selalu menjadi magnet utama mobilitas masyarakat setiap momen Idulfitri.
Dalam surat edaran tersebut, Amsakar menekankan bahwa keselamatan pengunjung adalah prioritas mutlak. Pengelola objek wisata diwajibkan menyediakan alat keselamatan yang memadai serta menyiagakan petugas pengawas di titik-titik rawan.
“Kami mengimbau seluruh pengelola untuk meningkatkan pengawasan, menjaga kebersihan, serta memastikan fasilitas keselamatan tersedia dengan baik,” ujar Amsakar, Kamis (12/3/2026).
Khusus untuk wisata perairan, pengelola diminta rutin memantau informasi cuaca dari BMKG guna mengantisipasi potensi cuaca ekstrem yang dapat membahayakan keselamatan wisatawan.
Selain aspek keamanan fisik, SE Nomor 18 Tahun 2026 juga mengatur manajemen operasional di lapangan, meliputi:
Manajemen Parkir: Pengelola wajib mengatur alur keluar-masuk kendaraan guna menghindari kemacetan parah di akses menuju objek wisata.













