Batam

Sengketa Lahan Rempang: Warga Pantai Melayu Hadang Pemasangan Plang BP Batam

57
×

Sengketa Lahan Rempang: Warga Pantai Melayu Hadang Pemasangan Plang BP Batam

Share this article
Warga Kampung Pantai Melayu Rempang saat memprotes pemasangan plang klaim lahan oleh petugas.
banner 468x60

“Kami masyarakat Pantai Melayu sudah tidak ada ketenangan semenjak rencana berdirinya Sekolah Rakyat itu. Selalu merasa diintimidasi dan ditakut-takuti dengan kehadiran aparat,” keluhnya.

Warga Pantai Melayu menegaskan bahwa seluruh aktivitas yang dilakukan oleh BP Batam maupun pihak kepolisian sejauh ini berjalan tanpa adanya sosialisasi atau pemberitahuan resmi kepada perangkat RT/RW maupun masyarakat setempat. Tindakan sepihak ini dinilai warga sebagai bentuk kesewenang-wenangan.

BACA JUGA:  Warga Pantai Melayu Mengaku Terintimidasi Tim Terpadu Saat Libur Maulid Nabi Terkait Proyek Sekolah Merah Putih

Berdasarkan pengamatan di lapangan, gesekan berulang antara warga dan otoritas terkait kerap terjadi dalam berbagai kegiatan, mulai dari pemetaan topografi wilayah, pengambilan titik koordinat lahan, dokumentasi tanaman rehabilitasi hutan hingga kegiatan pengelolaan kawasan hutan secara umum.

Warga mendesak pemerintah dan BP Batam untuk menghentikan aktivitas sepihak dan membuka ruang komunikasi yang transparan guna mencari solusi berkeadilan bagi masyarakat adat setempat.

BACA JUGA:  Bundaran Hang Nadim Kini Diberi Nama Bundaran Raja Ali Marhum Pulau Bayan Yang Dipertuan Muda V: Dirancang dengan Desain Tanjak dan Tepak Sirih