Gudangberita.co.id, Anambas – Teka-teki penemuan benda asing yang diduga puing pesawat atau roket pendorong (booster) milik Tiongkok di perairan Kepulauan Anambas mulai memasuki babak baru. TNI Angkatan Laut melalui KRI Teuku Umar 387 resmi mengevakuasi temuan tersebut menuju Jakarta untuk diteliti lebih lanjut, Rabu (22/4/2026).
Langkah cepat ini diambil setelah pihak Lanal Tarempa menerima laporan dari nelayan mengenai bongkahan logam raksasa yang terombang-ambing di jalur padat pelayaran.
Benda misterius tersebut pertama kali ditemukan dan direkam oleh Andri, seorang nelayan asal Sedanau Natuna, pada Sabtu (18/4/2026) sore di posisi 14 mil dari Desa Nyamuk. Bongkahan logam putih dengan bekas hangus terbakar itu tampak mencolok dengan logo negara Tiongkok yang masih terlihat jelas.
Andri mengaku sempat ingin menarik benda tersebut, namun urung karena ukurannya yang mengintimidasi. “Satu serpihan saja ukurannya lebih besar dari pompong (perahu kayu) kami. Saya mau tarik, tapi bahaya,” ungkapnya, kepada Gudangberita via Whatsapp Call.
Ketakutan serupa dirasakan Yuli Hardiansyah, nelayan lain yang berpapasan dengan puing tersebut di koordinat 206.33.59. Bagi para nelayan, benda tersebut bukan sekadar sampah laut, melainkan “ranjau” yang mengancam keselamatan jika tertabrak saat malam hari.













