Penemuan ini memperkuat dugaan adanya aktivitas kedirgantaraan China yang jatuh di wilayah kedaulatan RI. Sebelumnya, warga pesisir Kepulauan Riau (Kepri) dikejutkan dengan fenomena cahaya misterius yang melintas di langit Natuna pada 7 April 2026 lalu.
Kini, laut mulai menghanyutkan sisa-sisa objek tersebut ke arah Timur Kiabu, Kecamatan Siantan Selatan, yang memicu kegelisahan warga terkait potensi bahaya jika puing serupa jatuh di area pemukiman.
TNI Angkatan Laut bergerak cepat untuk memastikan objek tersebut tidak mengandung zat berbahaya maupun perangkat yang mengancam keamanan wilayah.
Kadispen Koarmada I, Letkol Laut (P) Ary Mahayasa, mengonfirmasi bahwa seluruh serpihan telah dibawa ke Jakarta. Hasil penelitian resmi nantinya akan dirilis langsung oleh Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) RI.
“Barusan saya dapat info terkait serpihan tersebut dari pihak AL. Nanti yang akan rilis dari Pangkoarmada RI di Jakarta. Kita masih belum bisa memberikan keterangan karena barang masih akan diteliti lebih lanjut,” jelas Letkol Laut (P) Ary Mahayasa (22/4/2026) via CNNIndonesia.













