Gudangberita.co.id, Batam – Akibat kebocoran pipa sejak kamis (30/11/2023) lalu warga di Bengkong, Baloi dan sekitarnya menjerit kesusahan air bersih. Sudah 4 hari layanan air terganggu.
Warga Sei Panas dan sekitarnya misalnya, rela antre mengambil air dari pipa yang ada di dekat Flayover Baloi sejak pagi buta.
Sementara itu, salah satu cara mencapat air untuk mandi mencuci dan lainnya hanya dari air hujan dan mengambil ke masjid.
Salah seorang warga Perumahan Heppy Garden, Kecamatan Lubuk Baja, Batam, Resti (26) mengungkapkan tidak ada pilihan lagi.
“Biasanya masih mengambil air di masjid, dan menunggu datang hujan untuk menampung air bersih,” ungkapnya, Senin (4/12/2023) .
Ia pun mengaku susah mendapatkan air bersih seperti dari tangki yang dijanjikan ABH.
“Inilah air bersih yang bisa kami pakai untuk kebutuhan sehari-hari, tidak ada bantuan air bersih dari ABH ke sini,” ucapnya, Senin (4/12/2023).
Kondisi ini juga dikeluhkan para warga yang punya UMKM seperti warung, kedai makanan dan usaha laundry.
“Iya terpaksa nunggu air lah. Ini udah numpuk juga cucian yang datang dari pelanggan,” kata Tia, pemilik salah satu laundry di Bengkong Indah.
Koko, pemilik kedai kopi di Sungai Panas mengatakan ia membeli air galon untuk memasak dan berjualan. “Kalau untuk cuci piring dan di toilet, kami berusaha ambil dari tempat lain,” ucapnya.













