Gudangberita.co.id, Batam – Persoalan sampah di Kota Batam kian meresahkan. Tumpukan limbah rumah tangga kini menjadi pemandangan rutin di sejumlah titik, salah satunya di kawasan Bengkong Harapan 2. Mirisnya, tersendatnya pengangkutan ini diduga kuat akibat adanya pemangkasan jatah Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi armada pengangkut sampah.
Pantauan di lapangan, tumpukan sampah yang didominasi limbah domestik meluber hingga ke badan jalan, terutama di area padat penduduk seperti kawasan kos-kosan. Bau tak sedap mulai menyengat, mengancam kesehatan warga sekitar.
Yanti, salah seorang warga Bengkong Harapan 2, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kinerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam. Menurutnya, produksi sampah harian warga sudah tidak sebanding lagi dengan intensitas pengangkutan yang dilakukan petugas.
“Ga tahu lagi lah. Idealnya kan sampah ini diangkut setidaknya sekali tiga hari. Ini kadang seminggu tidak diangkat-angkat,” ujarnya dengan nada kesal kepada media, Rabu (25/2/2026).
Kondisi ini menyebabkan bak sampah di depan rumah warga, khususnya di area kos-kosan, meluap dan berserakan. Warga mempertanyakan keberadaan dan komitmen armada pengangkut sampah yang seharusnya rutin berkeliling.













