Gudangberita.co.id, Natuna – Kelestarian ekosistem bawah laut di perairan Kecamatan Pulau Tiga, Natuna, kini berada dalam ancaman serius. Sebuah rekaman video amatir milik nelayan lokal menangkap momen memilukan aksi illegal fishing menggunakan bahan peledak di kawasan Pulau Batu-Batu, Desa Sededap. Aksi brutal ini mengakibatkan kerusakan terumbu karang dan kematian masif biota laut.
Peristiwa yang terjadi pada Selasa (31/3/2026) ini baru dapat dilaporkan pada Sabtu (11/4/2026). Keterlambatan laporan ini mengungkap fakta pahit mengenai sulitnya akses komunikasi di wilayah perbatasan, di mana kendala sinyal di lokasi kejadian membuat informasi pengeboman ikan tersebut tertahan selama hampir dua pekan.
Berdasarkan rekaman video dari nelayan Pulau Tiga berinisial BA, terlihat dua unit kapal motor dan satu sampan beroperasi di tengah laut sekitar pukul 08.00 WIB. Para pelaku melakukan pengeboman di titik-titik produktif yang menjadi tumpuan hidup nelayan tradisional.
Keberanian nelayan lokal untuk mendekati lokasi mengungkap skala kerusakan yang terjadi. Di permukaan air, terpantau sekitar satu ton ikan berbagai jenis mati mengapung akibat daya ledak bom. Para penyelam pelaku belum sempat mengangkut seluruh hasil jarahan tersebut karena panik saat keberadaan mereka diketahui oleh warga.













