Gudangberita.co.id, Batam – Riak kasus dugaan pungutan liar (pungli) Imigrasi Batam di pintu internasional makin menghangat. Publik mendesak Direktorat Jenderal Imigrasi tidak hanya melakukan “bersih-bersih” di Pelabuhan Internasional Batam Center, namun juga menyisir pintu masuk lainnya seperti Pelabuhan Harbour Bay hingga Bandara Internasional Hang Nadim.
Gelombang keluhan ini mencuat di kolom komentar Fanpage Gudangberita.co.id, di mana sejumlah netizen membeberkan pengalaman pahit mereka saat berhadapan dengan oknum petugas di dua titik vital tersebut.
Kritik tajam salah satunya datang dari akun bernama Ikka. Ia meminta pihak berwenang melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap oknum petugas di Pelabuhan Harbour Bay yang dinilai tidak profesional dalam melayani wisatawan.
“Pelabuhan Harbour Bay Pak… sidak petugas cewek. Judes-judes, turis diperlakukan macam bawa narkoba saja. Padahal tidak ada apa-apa, (tapi) cari gara-gara,” tulisnya.
Sikap intimidatif ini dikhawatirkan dapat mencoreng citra pariwisata Batam, mengingat Harbour Bay merupakan salah satu pintu masuk utama bagi wisatawan mancanegara kelas menengah atas.
Tak kalah serius, akun Antonius mengungkap adanya dugaan praktik mempersulit penumpang di Bandara Internasional Hang Nadim. Ia menyoroti nasib para pekerja yang hendak berangkat ke Kuala Lumpur, Malaysia.













