harris
Batam

Menilik Proyek Role Model Nasional di Rempang, Mengapa Warga Malah Menolak Sekolah Gratis?

105
×

Menilik Proyek Role Model Nasional di Rempang, Mengapa Warga Malah Menolak Sekolah Gratis?

Share this article
Plang HPL BP Batam di kawasan Pantai Melayu Pulau Rempang diprotes warga.
Plang HPL BP Batam di kawasan Pantai Melayu Pulau Rempang diprotes warga.
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih di Pulau Rempang, Kota Batam, menjadi salah satu proyek strategis yang menarik perhatian publik.

Di satu sisi, proyek yang diinisiasi oleh BP Batam ini merupakan implementasi program prioritas nasional era Presiden Prabowo Subianto untuk menghadirkan pendidikan gratis berkualitas.

Di sisi lain, proyek ini menghadapi dinamika di lapangan terkait pemanfaatan lahan HPL yang bersinggungan dengan area yang diklaim oleh warga lokal.

BACA JUGA:  Rapat Paripurna Batam Molor Sejam, Ketua DPRD Minta Maaf dan Janji Perbaiki Koordinasi

Pada Selasa (14/7/2026), Kepala BP Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra meninjau langsung progres tahap awal berupa pembersihan lahan (land clearing) seluas 18,5 hektare.

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh tahapan teknis berjalan sesuai rencana dan regulasi yang berlaku.

“BP Batam terus melakukan pengawasan terhadap program prioritas nasional tersebut agar setiap proses berlangsung secara terencana, aman, dan sesuai dengan standar teknis yang telah ditetapkan,” ujar Amsakar Achmad.

BACA JUGA:  Batam Blackout Lebih dari 13 Jam: Listrik 98,8 Persen Pulih, PLN Buka Suara Soal Isu Serangan Siber Hingga Data Center

Amsakar menjelaskan, kawasan pendidikan terpadu ini nantinya akan menjadi motor penggerak peningkatan kualitas SDM lokal demi menyongsong generasi emas 2045, tanpa memungut biaya dari peserta didik.