Gudangberita.co.id, Batam – Melambungnya harga bahan bakar pesawat (avtur) di tingkat global memicu kekhawatiran akan terjadinya penurunan jumlah penumpang di pintu-pintu masuk utama, termasuk Bandara Internasional Hang Nadim Batam.
Dengan adanya penyesuaian tarif tiket oleh berbagai maskapai, muncul pertanyaan besar: apakah warga Batam mulai enggan bepergian menggunakan jalur udara?
Menanggapi spekulasi tersebut, Pjs Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam (BIB), Anang Setiabudi, memberikan penjelasan resmi terkait kondisi terkini di lapangan pada Sabtu (11/4/2026).
Meskipun industri penerbangan sedang ditekan oleh dinamika harga bahan bakar, PT BIB menegaskan bahwa sejauh ini belum ada gangguan berarti pada aktivitas penerbangan. Operasional di Bandara Internasional Hang Nadim dipastikan masih berjalan normal tanpa ada pembatalan masal atau kendala teknis akibat isu avtur tersebut.
“Hingga saat ini, aktivitas operasional di Bandara Internasional Hang Nadim Batam tetap berjalan normal,” tegas Anang Setiabudi dalam keterangan tertulisnya.
Terkait isu merosotnya jumlah penumpang, pihak pengelola bandara menyatakan bahwa mereka terus melakukan pengawasan ketat terhadap data pergerakan orang. Monitoring dilakukan secara real-time baik untuk penumpang yang datang maupun yang berangkat dari Kota Batam guna melihat dampak nyata dari kenaikan harga tiket di pasar.












