BatamKriminal

Resahkan Warga Batam, Komplotan Jambret di Nongsa Digulung Polisi: Satu Pelaku Masih Buron

47
×

Resahkan Warga Batam, Komplotan Jambret di Nongsa Digulung Polisi: Satu Pelaku Masih Buron

Share this article
Polresta Barelang saat merilis kasus penangkapan pelaku jambret di Nongsa Batam.
Polresta Barelang saat merilis kasus penangkapan pelaku jambret di Nongsa Batam.
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Barelang berhasil mengungkap dua kasus penjambretan jalanan yang meresahkan warga di wilayah Nongsa, Batam.

Dalam operasi penangkapan tersebut, tiga pelaku berhasil diringkus, sementara satu pelaku lainnya kini berstatus buron dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol M. Debby Tri Andrestian, mengungkapkan bahwa para pelaku kerap mengincar korban perempuan dan pekerja yang melintas di jalur sepi pada malam hari.

BACA JUGA:  Akhir Tragis Pasien Ambeien RS Awal Bros Batam: Dewi Meninggal Dunia, Autopsi Dilakukan Usai Temuan Selang Ventilator Terputus

Kasus pertama menimpa seorang perempuan berinisial A yang sedang berboncengan dengan ibunya di Jalan Hang Jebat, Nongsa, pada Selasa (7/7/2026). Korban dipepet oleh dua orang pria tidak dikenal.

Secara sadis, salah satu pelaku langsung memotong tali tas korban menggunakan pisau sebelum akhirnya kabur membawa uang tunai Rp1,7 juta beserta dokumen penting seperti kartu ATM, KTP, dan BPJS.

BACA JUGA:  Sinyal HP Sempat Lumpuh, Spesialis 'Rayap Besi' Tower Seluler di Sagulung Diciduk Polisi

“Setelah melakukan penyelidikan, tim berhasil menangkap salah satu pelaku bernama A Sofian di kawasan Bengkong pada 14 Juli 2026,” ujar Kompol Debby.

Dari hasil interogasi, Sofian mengaku melancarkan aksinya bersama seorang rekan bernama Ilham, yang saat ini masih dalam pengejaran polisi. Berdasarkan pengembangan, komplotan ini diduga kuat juga terlibat dalam aksi penjambretan di dua lokasi lain, yakni: Simpang PJR Batu Besar, Nongsa dan Bundaran Basecamp, Batuaji.

BACA JUGA:  Dipolisikan Kasus Dugaan Malpraktik, RS Awal Bros Botania Buka Suara Soal Penanganan Pasien DSS