BatamZona Headline

Buntut Perusakan Kantor LSM LIRA Kepri, Yusril Koto Desak Polisi Tangkap Aktor Intelektual

73
×

Buntut Perusakan Kantor LSM LIRA Kepri, Yusril Koto Desak Polisi Tangkap Aktor Intelektual

Share this article
Ribuan warga Pulau Kasu menggelar aksi unjuk rasa di Batam Centre
Ribuan warga Pulau Kasu menggelar aksi unjuk rasa di Batam Centre.
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Kasus perusakan Kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) LIRA Kepulauan Riau (Kepri) memasuki babak baru yang kian memanas.

Gubernur LSM LIRA Kepri, Yusril Koto, secara tegas mendesak aparat kepolisian untuk tidak hanya menangkap pelaku di lapangan, melainkan membongkar dan menyeret aktor intelektual di balik aksi anarkis tersebut.

BACA JUGA:  Atasi Darurat Sampah, DPRD Batam Kebut Ranperda Baru Hampir Setiap Hari

Pernyataan keras ini disampaikan menyusul langkah cepat Satreskrim Polresta Barelang yang mulai melakukan penyelidikan resmi dengan memanggil jajaran pengurus teras LSM LIRA Kepri untuk dimintai keterangan.

Yusril Koto menduga kuat bahwa aksi demonstrasi ribuan massa pada Senin (15/6/2026) lalu, yang berujung pada perusakan fasilitas kantornya, tidak terjadi secara spontan. Ia mengindikasikan adanya keterlibatan oknum berpengaruh di Batam yang merasa gerah dengan sikap kritis LSM LIRA.

BACA JUGA:  Sambut HUT ke-81 RI, Pemko Batam Gelar Pawai Pembangunan & Kendaraan Hias: Amsakar-Li Claudia Ajak Warga Unjuk Kreativitas

“Saya berharap dukungan dari DPP LSM LIRA agar kasus ini ditindaklanjuti Satreskrim Polresta Barelang secara serius dan tuntas untuk menangkap aktor intelektualnya,” tegas Yusril Koto, dalam keterangannya Jumat (26/6/2026).

Yusril juga membeberkan fakta baru bahwa selaku pimpinan tertinggi LIRA di Kepri, dirinya sama sekali tidak pernah menerima surat pemberitahuan terkait aksi unjuk rasa tersebut.