BatamBatam Punya Cerita

Iman Sutiawan dan Doa dari Seberang Samudera: Ulang Tahun ke-50 Anak Pulau yang Tak Lupa Laut

20
×

Iman Sutiawan dan Doa dari Seberang Samudera: Ulang Tahun ke-50 Anak Pulau yang Tak Lupa Laut

Share this article
Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Iman Sutiawan, merayakan hari ulang tahunnya yang ke-50 secara sederhana namun khidmat di kediamannya di kawasan Patam Lestari, Sekupang, Kamis siang (6/11/2025).
banner 468x60

Kamis siang (6/11/2025), Iman Sutiawan, Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau, merayakan ulang tahunnya yang ke-50 dengan cara yang jauh dari gemerlap namun sarat makna.

Hadir dalam suasana hangat dan kekeluargaan, keluarga besar, sahabat dekat, sejumlah anggota DPRD Kepri dan DPRD Kota Batam, Kepala Kemenag Batam, tokoh masyarakat, serta para santri ikut mendoakan sang anak pulau yang kini menakhodai parlemen provinsi itu.

Baca Juga:  Gebyar UMKM Batam 2025, Amsakar–Li Claudia Dorong UMKM Naik Kelas dan Siap Bersaing di Pasar Global

Namun momen paling menyentuh terjadi ketika Iman berdiri di hadapan tamu, lalu membacakan puisi berjudul “Doa Sederhana dari Seberang Samudera”, karya sastrawan sekaligus Komisioner KPID Kepri, Ramon Damora.

Dengan intonasi tenang dan ekspresi penuh penghayatan, Iman menuturkan setiap baitnya, seolah sedang membaca kembali perjalanan hidupnya sendiri.

“Puisi ini menjadi kado istimewa bagi saya, hadiah dari seorang sahabat,” ucapnya.

Baca Juga:  BI Kepri Soroti Pengangguran Tinggi di Batam, Industri Besar Tak Serap Tenaga Lokal, UMKM Terdistorsi Regulasi

Puisi yang Menyentuh Akar Pulau

Puisi karya Ramon Damora itu menggambarkan sosok anak pulau yang memahami laut bukan sekadar hamparan air, melainkan ruang hidup yang membentuk keteguhan dan kesabaran.

Salah satu baitnya yang begitu membekas di hati Iman berbunyi:

“Pulau adalah darahku. Dan kami mengerti: darah itu adalah laut yang tak pernah selesai mengajarkan makna pulang.”