Gudangberita.co.id, Batam — Struktur aspal di jalur utama Kota Batam tampaknya tak lagi mampu menahan beban dan kontur tanah di atas Terowongan Pelita.
Setelah berulang kali diperbaiki namun tetap berujung ambles, Badan Pengusahaan (BP) Batam akhirnya mengambil langkah radikal dengan mengganti total material jalan di atas Underpass Pelita menggunakan semenisasi beton rigid.
Langkah ini diambil demi memberikan solusi permanen di ruas Jalan Yos Sudarso tersebut. Jalur turunan dari arah Seraya Atas menuju Simpang Lubuk Baja ini sebelumnya terus-menerus mengalami penurunan tanah hingga membentuk cekungan sedalam lajur lintasan yang sangat membahayakan pengendara.
Proyek pembetonan ini resmi digeber mulai Sabtu (23/5/2026) dengan target rampung dalam waktu satu minggu.
Direktur Pembangunan Infrastruktur BP Batam, Wulung Dahana, mengonfirmasi bahwa armada alat berat dan material pengerjaan sudah mulai dimobilisasi ke lokasi sejak Jumat (22/5/2026) malam.
Pergantian material menjadi beton rigid dinilai sebagai opsi terbaik untuk mengunci ketahanan struktur jalan publik tersebut.
“Untuk pengerjaannya, akan dimulai dengan pengerjaan beton rigid. Fokus utama kami adalah bagaimana menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat Kota Batam,” tegas Wulung Dahana.













