BatamPeristiwa

Air Mata di Kampung Tembesi, Ketika Rumah dan Harapan Runtuh

1219
×

Air Mata di Kampung Tembesi, Ketika Rumah dan Harapan Runtuh

Share this article
Penggusuran paksa di Kampung Tembesi Tower, Rabu (8/1/2025). (Foto: ist)
banner 468x60

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Heribertus Ompusunggu, memastikan bahwa penggusuran berlangsung kondusif. “Kami hanya menjalankan tugas sesuai aturan,” ujarnya. Namun, aturan hukum sering kali terasa dingin dan tanpa hati bagi mereka yang terdampak.

Kampung Tembesi Tower segera menyisakan puing-puing. Di balik reruntuhan itu, tersimpan cerita-cerita yang tak akan pernah terhapus: perjuangan, kehilangan, dan air mata. Bagi warga, harapan kini terasa jauh, namun mereka tetap berusaha menggenggamnya, meski hanya serpihan.

BACA JUGA:  Plh Wali Kota Batam Li Claudia: Jangan Jadikan Pancasila Cuma Hafalan, Kebijakan Publik Harus Adil