BatamHukumZona Headline

Setelah 4 Bulan di Penjara, Tiktoker Yusril Koto Bongkar “Bisnis Ratusan Juta” di Dalam Rutan Batam

242
×

Setelah 4 Bulan di Penjara, Tiktoker Yusril Koto Bongkar “Bisnis Ratusan Juta” di Dalam Rutan Batam

Share this article
Yusril Koto
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Aktivis dan penggiat media sosial Yusril Koto kembali menjadi sorotan publik. Setelah empat bulan mendekam di Rutan Kelas II A Batam akibat kasus pencemaran nama baik, kini ia buka suara dan mengungkap pengalaman mengejutkan selama berada di balik jeruji.

Dalam sebuah video yang diunggah akun Facebook @Hery Agus, Yusril tampak santai mengenakan kaus abu-abu sambil memeluk seekor kucing di rumahnya. Namun di balik ekspresi tenang itu, ia melontarkan pengakuan tajam mengenai kondisi rutan yang ia sebut “bukan seperti penjara, tapi pasar rakyat”.

BACA JUGA:  Akhir Tragis Pasien Ambeien RS Awal Bros Batam: Dewi Meninggal Dunia, Autopsi Dilakukan Usai Temuan Selang Ventilator Terputus

“Empat bulan saya di Rutan Kelas II A Batam. Penjara kok kayak pasar rakyat. Dari pagi sampai malam, tahanan pendamping dan pegawai nawarin macam-macam barang dagangan — dari wartel, video call, bioskop, pangkas, sarapan, roti, sampai es,” kata Yusril dalam video tersebut.

Menurut pengakuannya, berbagai “jasa dan dagangan” itu beroperasi setiap hari, bahkan ada layanan seperti GoFood di dalam penjara. Yusril menyebut uang yang berputar di rutan itu mencapai angka fantastis: sekitar Rp12,9 miliar.

BACA JUGA:  Babak Baru Mafia BBM Karimun: Polisi Ngaku Terganjal PN, Isu 'Tangkap Lepas' Merebak

“Saya hitung-hitung, sekitar Rp12.976.000.000 berputar di Rutan Kelas II A Batam. Uangnya ke mana? Bukan pendapatan negara, bukan pajak, tapi masuk ke kantong oknum,” ungkapnya.