harris
BatamHukumZona Headline

Setelah 4 Bulan di Penjara, Tiktoker Yusril Koto Bongkar “Bisnis Ratusan Juta” di Dalam Rutan Batam

257
×

Setelah 4 Bulan di Penjara, Tiktoker Yusril Koto Bongkar “Bisnis Ratusan Juta” di Dalam Rutan Batam

Share this article
Yusril Koto
banner 468x60

Kasus Pencemaran Nama Baik yang Menjerat Yusril

Sebelumnya, Yusril Koto ditahan di Rutan Kelas II A Batam atas kasus pencemaran nama baik melalui media elektronik. Ia dilaporkan karena sejumlah video kritik terhadap pejabat dan instansi pemerintah yang diunggah melalui akun TikTok miliknya, @yusril.koto2, kerap menuai pro dan kontra.

Pada Selasa, 30 September 2025, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam menjatuhkan vonis enam bulan penjara terhadap Yusril. Dalam amar putusannya, hakim menyatakan Yusril terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal yang didakwakan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

BACA JUGA:  Viral Video 5 Warga Batam Tertahan di Kamboja, Pemko Minta Keluarga Segera Kirimkan Data

“Saya menerima hukuman ini,” ujar Yusril singkat usai sidang putusan.

Dalam persidangan sebelumnya, JPU Muhammad Arfian menuntut Yusril dengan pidana satu tahun penjara dan denda Rp25 juta subsider dua bulan kurungan.

Selain itu, dua ponsel miliknya dirampas untuk negara, sementara akun TikTok @yusril.koto2 dinonaktifkan secara permanen.

Tak Kapok, Yusril Tetap Kritik Pemerintah

BACA JUGA:  Bawa Spirit 'DNA Pejuang', PWI Kepri Resmi Dilantik dan Siap Perkuat Sinergi Daerah

Meski telah menjalani hukuman, Yusril Koto tampaknya tidak surut semangat. Ia justru makin aktif bersuara di media sosial, menyuarakan kritik terhadap kebijakan pemerintah dengan data dan argumen yang ia klaim faktual.

Konten Yusril di TikTok dan media sosial kerap viral karena menyentuh isu-isu sensitif, mulai dari dugaan penyalahgunaan wewenang, korupsi, hingga pelayanan publik.

BACA JUGA:  Pertanyaan Sang Ibu Usai Korban Melahirkan Bongkar Kejahatan Kakek 69 Tahun di Anambas