BatamBP BatamInvestasi

Sulap 1.200 Ton Sampah Batam Jadi Listrik 20.000 Rumah, BP Batam Gaet Raksasa Jepang

35
×

Sulap 1.200 Ton Sampah Batam Jadi Listrik 20.000 Rumah, BP Batam Gaet Raksasa Jepang

Share this article
Deputi BP Batam Ariastuty Sirait paparkan proyek pengolahan sampah Batam jadi listrik di APCC 2026 Yokohama.
Deputi BP Batam Ariastuty Sirait paparkan proyek pengolahan sampah Batam jadi listrik di APCC 2026 Yokohama.
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Masalah ribuan ton sampah harian di Kota Batam mulai berpeluang disulap menjadi sumber energi listrik bersih. Badan Pengusahaan (BP) Batam resmi menggandeng raksasa teknik asal Jepang, JFE Engineering Corporation, untuk mengolah sekitar 1.200 ton sampah harian menjadi pasokan listrik yang diperkirakan mampu menerangi hingga 20.000 rumah.

Langkah strategis ini dipaparkan langsung oleh Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, pada forum internasional Asia Pacific Circular Cities (APCC) 2026 di Yokohama, Jepang, Jumat (4/9/2026).

BACA JUGA:  LIRA Batam Desak Sanksi Pidana Reklamasi Ilegal, Duga Oknum BP Batam Terlibat Penimbunan Laut

Dalam forum tersebut, BP Batam secara konkret menawarkan konsep Waste to Energy (WtE) atau Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik kepada para investor global. Timbunan sampah Kota Batam yang mencapai 1.205 ton per hari dinilai memiliki nilai ekonomis dan potensi energi terbarukan yang sangat besar.

Berdasarkan kalkulasi dan estimasi awal dari JFE Engineering Corporation, volume sampah Batam tersebut berpotensi menghasilkan daya listrik hingga 20 Megawatt (MW).

BACA JUGA:  BP Batam Beri Klarifikasi Terkait Penyiapan Lahan Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang

Skema Pengolahan Sampah Jadi Listrik Batam:

Volume Timbunan Sampah: ± 1.205 ton / hari

Potensi Daya Listrik: 20 Megawatt (MW)

Target Cakupan: Menyuplai kebutuhan harian ± 20.000 rumah