Gudangberita.co.id, Batam – Masalah ribuan ton sampah harian di Kota Batam mulai berpeluang disulap menjadi sumber energi listrik bersih. Badan Pengusahaan (BP) Batam resmi menggandeng raksasa teknik asal Jepang, JFE Engineering Corporation, untuk mengolah sekitar 1.200 ton sampah harian menjadi pasokan listrik yang diperkirakan mampu menerangi hingga 20.000 rumah.
Langkah strategis ini dipaparkan langsung oleh Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, pada forum internasional Asia Pacific Circular Cities (APCC) 2026 di Yokohama, Jepang, Jumat (4/9/2026).
Dalam forum tersebut, BP Batam secara konkret menawarkan konsep Waste to Energy (WtE) atau Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik kepada para investor global. Timbunan sampah Kota Batam yang mencapai 1.205 ton per hari dinilai memiliki nilai ekonomis dan potensi energi terbarukan yang sangat besar.
Berdasarkan kalkulasi dan estimasi awal dari JFE Engineering Corporation, volume sampah Batam tersebut berpotensi menghasilkan daya listrik hingga 20 Megawatt (MW).
Skema Pengolahan Sampah Jadi Listrik Batam:
Volume Timbunan Sampah: ± 1.205 ton / hari
Potensi Daya Listrik: 20 Megawatt (MW)
Target Cakupan: Menyuplai kebutuhan harian ± 20.000 rumah













