Gudangberita.co.id, Batam – Pertemuan dinas antarlembaga pemerintah daerah umumnya berlangsung kaku dan penuh protokoler. Namun, kunjungan kerja pimpinan dan anggota DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ke Pemerintah Kota (Pemko) Batam, Jumat (4/9/2026) menampilkan warna yang berbeda, lebih dari sekadar urusan studi komparatif ekonomi.
Suasana formal di Ruang Kerja Wali Kota Batam seketika mencair saat jajaran legislatif Tangsel, yang dipimpin oleh Wakil Ketua III DPRD-nya, Maria Teresa Suhardja, berhadap-hadapan dengan tuan rumah, Wali Kota Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra. Pertemuan ini menjadi unik dan sarat makna karena Li Claudia Chandra dan Maria Teresa Suhardja adalah ibu dan anak kandung.
Kejadian ini jarang terjadi di panggung birokrasi, di mana dua generasi satu keluarga memegang peranan kunci di dua lembaga dan daerah yang berbeda, namun dipertemukan dalam satu agenda kedinasan.
Meskipun terdapat hubungan darah yang kental, kedua tokoh wanita ini tetap profesional dalam menjalankan peran masing-masing.
Dalam sesi diskusi, Maria Teresa Suhardja memaparkan alasan strategis DPRD Tangsel memilih Batam sebagai lokasi studi.
“Batam memiliki perkembangan infrastruktur dan pertumbuhan investasi yang sangat pesat. Pengalaman Batam dalam menciptakan iklim investasi kondusif menjadi referensi berharga yang dapat dipelajari untuk mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan di Tangerang Selatan,” ujar Maria, yang berbicara sebagai representasi lembaga legislatif Tangsel.













