Sebagai kawasan kepulauan sekaligus wilayah perbatasan strategis di Laut Natuna Utara, Natuna memiliki peran ganda. Selain menghadapi tantangan konektivitas, Natuna merupakan garda terdepan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
ANRC menekankan bahwa kehadiran negara di batas wilayah tidak boleh hanya ditandai dengan hadirnya aparat atau garis di peta, tetapi harus diwujudkan melalui kesejahteraan masyarakatnya.
“Natuna tidak membutuhkan belas kasihan karena letaknya jauh. Natuna membutuhkan keadilan karena ia adalah bagian sah dari Indonesia. Negara kepulauan yang besar tidak cukup dibangun dengan menyatukan pulau di atas peta, melainkan dengan memastikan setiap warga di pulau terluar merasakan kehadiran negara,” tutup Amirudin.














