Natuna

Meninggalkan Pola Lama, Ini Model Pembangunan Baru yang Bakal Diterapkan di Natuna

1
×

Meninggalkan Pola Lama, Ini Model Pembangunan Baru yang Bakal Diterapkan di Natuna

Share this article
Tim Bappenas dan Pemerintah Kabupaten Natuna melakukan kunjungan lapangan untuk meninjau infrastruktur pesisir dan pelayanan dasar di Natuna.
Tim Bappenas dan Pemerintah Kabupaten Natuna melakukan kunjungan lapangan untuk meninjau infrastruktur pesisir dan pelayanan dasar di Natuna.
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Natuna – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) resmi menghentikan penggunaan pendekatan pembangunan Jawa-sentris atau berkarakter kontinental (daratan) untuk wilayah kepulauan terluar.

Sebagai gantinya, Bappenas memilih Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, sebagai lokus percontohan nasional untuk menerapkan model pembangunan baru yang lebih adaptif, kontekstual, dan berbasis karakteristik wilayah pesisir.

BACA JUGA:  Perkuat Pertahanan Perbatasan Utara, Menko Polkam dan Petinggi TNI Sambangi Natuna

Pengembangan model baru ini didasari atas kesadaran bahwa daerah kepulauan menghadapi tantangan geografis yang jauh berbeda dari wilayah daratan utama.

Langkah perumusan kebijakan ini diawali dengan Focus Group Discussion (FGD) secara daring pada Selasa, 11 Agustus 2026, lalu dilanjutkan dengan peninjauan lapangan langsung oleh Tim Bappenas dan Bapperida Natuna pada 12–15 Agustus 2026. Tim menyisir berbagai fasilitas vital, mulai dari Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) dan Pelabuhan Pelni di Selat Lampa, PLTD Tanjung Kumbik, Embung Sebayar, hingga fasilitas kesehatan di Pulau Tiga Barat.

BACA JUGA:  Perangi HIV/AIDS, Yonkomposit 1/Gardapati dan Dinkes Natuna Gelar Sosialisasi Kesehatan

4 Pilar Model Pembangunan Baru Wilayah Kepulauan

Meninggalkan paradigma lama yang berfokus pada pembangunan fisik daratan semata, Bappenas merumuskan empat fokus utama yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat pulau: