Gudangberita.co.id, Natuna — Peluang emas kini terbuka lebar bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta nelayan di Kabupaten Natuna.
Langkah Pemerintah Kabupaten Natuna yang tengah mematangkan rencana kerja sama Sister City (kota kembar) dengan Provinsi Hainan, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), diprediksi akan menjadi motor penggerak baru perekonomian warga lokal.
Rencana strategis ini dipaparkan langsung oleh Bupati Natuna, Cen Sui Lan, saat berkoordinasi dengan Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya Sugiarto, di Jakarta.
Pertemuan tersebut menegaskan tekad Pemkab Natuna untuk membawa produk-produk lokal keluar dari keterisolasian geografis dan bersaing di pasar internasional.
Selama ini, potensi besar Natuna—mulai dari komoditas perikanan tangkap, olahan hasil laut, hingga produk kerajinan daerah—sering kali terkendala terbatasnya akses pasar. Kerja sama internasional dengan Hainan ini dirancang bukan sekadar hubungan diplomatik antarpemerintah, melainkan jembatan riil bagi ekonomi kerakyatan.
Melalui jejaring Sister City, produk unggulan UMKM dan sektor kelautan Natuna berpeluang mendapatkan akses pemasaran langsung yang lebih luas di Tiongkok.
“Kerja sama ini kita arahkan untuk membuka peluang strategis bagi masyarakat dan pelaku usaha. Mulai dari perdagangan, investasi, hingga sektor perikanan dan pariwisata. Kita ingin potensi lokal Natuna benar-benar punya akses pasar yang luas,” tegas Bupati Natuna, Cen Sui Lan.













