Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026, Ombudsman Kepri meminta General Manager (GM) ASDP Batam tidak tinggal diam. Kasus ini harus menjadi momentum evaluasi besar-besaran terhadap sistem pengawasan di Pelabuhan Punggur agar kepercayaan publik tidak runtuh.
“Kami minta kasus ini diungkap sejelas-jelasnya. Jangan hanya berhenti di tiga orang ini saja. Bongkar seluruh pihak yang terlibat agar integritas pelayanan publik di sektor transportasi tetap terjaga,” tambahnya.
Ombudsman juga memberikan apresiasi tinggi kepada masyarakat yang berani bersuara dan melaporkan praktik haram ini. Keberanian warga dinilai sebagai kunci utama untuk meruntuhkan tembok perlindungan para mafia pelabuhan.













