Gudangberita.co.id, Batam – Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menemukan sejumlah persoalan krusial terkait pelayanan publik di wilayah hinterland Kota Batam.
Dalam kunjungan kerja ke Kantor Kecamatan Galang pada Selasa (16/7/2026), Ombudsman menyoroti ketimpangan fasilitas, tingginya angka kemiskinan ekstrem, hingga kendala operasional aparatur di wilayah kepulauan.
Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepri, Dr. Lagat Siadari. Agenda ini merupakan bagian dari rangkaian roadshow pemantauan pelayanan publik ke 10 kecamatan di wilayah Kota Batam guna memetakan kondisi riil masyarakat pulau.
Dalam diskusi tersebut, Camat Galang, Danang, memaparkan tantangan geografis berat di wilayahnya yang mencakup 8 kelurahan (4 di daratan dan 4 di kepulauan).
Tragisnya, Kecamatan Galang saat ini tercatat memiliki jumlah masyarakat dengan kategori kemiskinan ekstrem (Desil 1) tertinggi di Kota Batam, dengan persentase terbesar berada di Kelurahan Karas.
Di tengah kondisi ekonomi tersebut, pelayanan administrasi dasar masih terganjal minimnya fasilitas fisik. Danang mengungkapkan, pelayanan di tingkat kelurahan kepulauan masih terkendala keterbatasan jumlah perangkat komputer dan printer.













