BatamHukumZona Headline

Mengintip Dugaan Penyelundupan Beras di Batam: Jejak Malam di Pelabuhan Sekupang

222
×

Mengintip Dugaan Penyelundupan Beras di Batam: Jejak Malam di Pelabuhan Sekupang

Share this article
Aktivitas bongkar muat di 'pelabuhan tikus' Sekupang. (Foto: ist)
banner 468x60
Aktivitas bongkar muat di ‘pelabuhan tikus’ Sekupang. (Foto: ist)

Namun, entah bagaimana, beras asal Vietnam dan Thailand diduga bisa masuk melalui pelabuhan tikus dengan jumlah yang jauh melampaui kebutuhan masyarakat lokal. “Yang lebih miris, beras itu merembes ke berbagai wilayah di Sumatera seperti Riau, Jambi, dan daerah lain,” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang seperti Bea Cukai, Kepolisian, dan Badan Pengusahaan (BP) Batam belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penyelundupan ini. Upaya konfirmasi terus dilakukan untuk memastikan apakah pergerakan beras tersebut memiliki izin resmi atau melanggar ketentuan kuota impor yang berlaku.

BACA JUGA:  Cegah Siswa Titipan, Ombudsman "Pelototi" PPDB Kemenag Batam

Kasus ini menyoroti tantangan pengawasan di kawasan perdagangan bebas Batam, yang selama ini dikenal memiliki jalur laut strategis sekaligus rawan penyelundupan. Investigasi lebih lanjut dari aparat penegak hukum diharapkan dapat memastikan legalitas distribusi beras tersebut dan menindak pihak-pihak yang terbukti melanggar.

Aktivitas bongkar muat di ‘pelabuhan tikus’ Sekupang. (Foto: ist)