- Penghilangan Barang Bukti Dinding:
Selasa, Pukul 14.00 – 17.00 WIB.Setelah borgol dilepas, korban dimasukkan ke kamar tengah. Koko memerintahkan para pelaku lain membeli lakban hitam dan lembaran gypsum baru untuk menambal serta memperbaiki dinding yang jebol demi menyembunyikan jejak kekerasan.
4.Penyiksaan Sapu Lidi & Peredam Suara Musik:
Selasa, Pukul 22.35 WIB.Mendengar laporan bahwa korban bertingkah aneh di depan kaca, Koko merampas seikat sapu lidi dan memukuli korban yang tengah ngesot di lorong mess lebih dari 10 kali hingga sapu lidi hancur.
Mulut korban dilakban hitam melingkari kepala oleh Papi Tama dan Miu. Agar jeritan korban tidak terdengar ke luar, Papi Charles memasang dua buah speaker besar di kamar korban dengan volume musik yang sangat kencang.
Di dalam kamar yang lampunya dimatikan itu, Koko kembali memukuli paha dan betis korban menggunakan potongan kayu bulat hingga kayu tersebut patah. Korban juga disiram air satu ember dengan wajah ditutup handuk.
Kamis, 27 November 2025: Puncak Eksekusi Sadis di Tempat Cucian
Setelah sempat diintimidasi oleh para pelaku yang mengenakan kostum kuntilanak dan pocong pada Kamis dini hari untuk menakut-nakutinya, korban yang sudah dalam kondisi lunglai dipindahkan secara paksa ke tempat cuci pakaian belakang rumah pada pukul 13.00 WIB menggunakan kursi lipat.









