Gudangberita.co.id, Natuna – Kasus dugaan perbuatan asusila terhadap anak di bawah umur yang menyeret Camat Pulau Tiga Barat kini menjadi perhatian Istana Presiden. Pemerintah pusat melalui Staf Khusus Presiden Bidang Perlindungan Anak dan Perempuan meminta perwakilannya memastikan langkah penanganan yang diambil pemerintah daerah berjalan serius dan bertanggung jawab.
Wakil Bupati Natuna Jarmin Sidik mengatakan, Staf Khusus Presiden Bidang Perlindungan Anak dan Perempuan, Saraswati Jojohadikusumo, mengutus Ririn Warsiti, untuk berkoordinasi langsung dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Natuna.
Atensi Istana ini menegaskan bahwa kasus tersebut tidak hanya menjadi perhatian daerah, tetapi juga mendapat pengawasan dari pemerintah pusat.
Dalam komunikasinya lewat telpon, Ririn Warsiti dengan Wakil Bupati Natuna, Jarmin Sidik, memvalidasi kebijakan serta langkah-langkah administratif yang telah ditempuh Pemkab Natuna pasca mencuatnya dugaan kejahatan seksual terhadap anak tersebut.
Saraswati diketahui memiliki perhatian khusus terhadap isu perlindungan anak dan perempuan, terutama dalam penanganan kasus kekerasan seksual.
Wakil Bupati Natuna, Jarmin Sidik, membenarkan adanya komunikasi dan kunjungan utusan dari Istana Presiden tersebut. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Natuna berkomitmen menegakkan hukum dan tidak memberikan toleransi terhadap aparatur yang terlibat pelanggaran serius, khususnya kejahatan terhadap anak.













