Gudangberita.co.id, Batam – Aksi keji dugaan penganiayaan terhadap anak di bawah umur kembali mengguncang Kota Batam. RAL, seorang anak perempuan berusia 9 tahun di Kavling Kamboja, Blok BB 69, Kelurahan Sei Pelunggut, Kecamatan Sagulung, menjadi korban penyiksaan brutal oleh ibu tirinya sendiri, VJ (38).
Kasus memilukan ini berhasil dibongkar berkat kejelian komunitas driver online Batam yang menaruh curiga atas foto korban yang disebarkan oleh ayah kandungnya sendiri.
Berawal dari Foto Minta Donasi di Grup WA Driver Online
Wakil Ketua Satgas Komunitas Andalan Driver Online (KOMANDO) Batam, Okka, menceritakan awal mula terungkapnya kekejaman ini. Ayah kandung korban, RL, yang merupakan anggota KOMANDO, membagikan foto anaknya yang terluka ke grup WhatsApp pada Jumat, 19 Juni 2026.
RL berdalih anaknya sedang sakit dan terluka akibat jatuh di kamar mandi, seraya meminta donasi uang untuk pengobatan dan makan karena mengaku tidak bisa menarik penumpang (ngojek).
“Dia sempat melempar nomor akun Dana ke grup. Namun, kami dari Satgas curiga. Luka di foto itu tidak mungkin karena jatuh dari kamar mandi,” ungkap Okka, Minggu (21/6/2026).
Merespons kecurigaan tersebut, Satgas KOMANDO langsung bergerak cepat mengirimkan tiga anggotanya untuk melakukan investigasi ke kediaman korban di kawasan Marina, Sekupang.













