Siasat ‘Beli Es Krim’ Bongkar Rencana Kabur Pelaku
Sesampainya di lokasi, anggota Satgas KOMANDO mendapati informasi bahwa ibu tiri korban, VJ, diduga hendak melarikan diri ke Dumai dan sudah mengantongi tiket kapal. Sadar interogasi langsung akan menemui jalan buntu, anggota satgas memutar otak.
“Kita coba bawa anaknya keluar rumah dengan alasan membelikan es krim dan nasi untuk makan. Saat itulah korban mengaku dengan jujur bahwa dia dipukul oleh ibu tirinya,” jelas Okka.
Kondisi fisik bocah malang tersebut sangat menyayat hati. Sekujur tubuh RAL dipenuhi bekas luka, mata kanan lebam membiru, tangan dan kakinya dipenuhi tanda-tanda kekerasan fisik. Bahkan, rambut panjang anak perempuan itu tampak dipotong pendek secara asal-asalan.
Mendapat bukti kuat, pihak KOMANDO langsung berkoordinasi dengan kepolisian dan membawa korban ke Polsek Batu Aji, sebelum akhirnya kasus dilimpahkan ke Polsek Sagulung sesuai lokasi kejadian (Lokus). Korban RAL kini telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif dan rontgen medis.
Kapolsek Sagulung, Iptu Husnul Afkar, membenarkan bahwa tersangka VJ (38) saat ini telah resmi ditahan dan menjalani proses hukum. Berdasarkan hasil pemeriksaan, peristiwa penganiayaan berat itu terjadi pada Jumat, 12 Juni 2026 sekitar pukul 15.00 WIB.













