InternasionalZona Headline

Coast Guard Singapura Cegat Feri Singapura-Batam Demi Tangkap Seorang Ibu-ibu Asal Batam

2173
×

Coast Guard Singapura Cegat Feri Singapura-Batam Demi Tangkap Seorang Ibu-ibu Asal Batam

Share this article

Menyamar dan Siram Suami dengan Air Termos Mendidih

Kapal Coast Guard Singapura mencegat sebuah Feri Batam-Singapura untuk menangkap Rahimah, ibu-ibu asal Batam. (Foto: ist/ Singapore Police Force)
banner 468x60
  1. Kembali ke Singapura

Usai suaminya balik ke Singapura. Selang beberapa hari, Rahimah kemudian juga bertolak ke sana, naik feri dari Batam bersama seorang rekan perempuannya pada 22 Maret.

Rekannya tidak tahu apa yang akan dilakukan Rahimah. Ia mengajak rekannya tersebut untuk liburan dan jalan-jalan. Mereka tiba di Singapore Cruise Centre sekitar pukul 6 sore (waktu Singapura) hari itu.

  1. Bepergian ke rumah suaminya di Singapura

Setelah tiba di Singapura, Rahimah mengatakan kepada rekannya bahwa dia perlu “bertemu dengan suaminya untuk mendapatkan beberapa dokumen”.

BACA JUGA:  Minta Maaf Air Tiban Keruh, BP Batam Janji Maksimalkan Suplai Air Bersih

Kedua wanita itu kemudian pergi ke pusat jajanan di dekat kios suaminya di sepanjang Jalan Balam. Rahimah menyuruh rekannya untuk menunggunya di pusat jajanan tersebut.

Dia kemudian berganti kostum mengenakan gaun hitam dan mengenakan niqab.

Kostum yang dipakai Rahimah saat menyamar. (Foto: Singapore Police Force)

Dengan menyamar seperti itu, Rahimah pergi ke kios suaminya dan mengintai daerah tersebut sebelum kembali berjumpa ke rekannya. Istilahnya ia ‘menggambar’ lokasi itu.

BACA JUGA:  Anggaran Makan Bergizi Gratis Berpotensi Dipangkas, Menkeu Purbaya Sebut Presiden Prabowo Sedang Evaluasi Besar-besaran

Kedua wanita itu kemudian bermalam di sebuah hotel di Geylang.

  1. Pagi hari penyerangan

Sekitar pukul 06.30 (waktu singapura) pagi keesokan harinya, Rahimah check out dari hotelnya dengan membawa termos yang telah diisinya dengan air mendidih.

Barang bukti termos yang diamankan polisi. (Foto: Singapore Police Force)

Dia mengatakan kepada rekannya bahwa dia ingin bertemu dengan suaminya sebelum mereka kembali ke Batam.

Mengenakan penyamaran yang sama untuk menyembunyikan identitasnya, dia menunggu suaminya keluar rumah sekitar pukul 7:20 pagi.

BACA JUGA:  Lawan Putusan Bebas, Kejari Lingga Resmi Ajukan Banding Kasus Jembatan Marok Kecil

Sekitar 10 menit kemudian, sang suami keluar dari rumahnya dan duduk di kursi depan, sambil mengikat tali sepatu.

Rahimah berlari ke arahnya dan memercikkan air mendidih ke punggungnya. Suaminya menjerit kesakitan, berdiri dan mencoba melepaskan baju. Sementara itu, Rahimah kabur dari tempat kejadian.

Anggota keluarga suaminya segera menelepon polisi untuk meminta bantuan.

Selanjutnya: Feri Rahimah Dicegat Kapal Coast Guard..