Respons terlambat pihak BI
Setelah video Yusril tentang kejadian tersebut viral di media sosial, pihak BI baru menghubunginya dua hari kemudian, pada Jumat (13/12). Dalam pesan singkat, staf BI bernama Benyamin mengundang Yusril kembali ke kantor untuk menukarkan uang koinnya. “Kenapa tidak dari awal memberikan pelayanan yang jelas dan humanis? Sikap cengengesan mereka sangat mengecewakan,” ujar Yusril.
Pembelaan Bank Indonesia
Plh Kepala BI Kepri, Husni Naparin, memberikan klarifikasi terkait insiden tersebut. Husni menyebut pihaknya sudah memberikan pelayanan sesuai prosedur. “Teman-teman sekuriti sudah menjelaskan bahwa penukaran uang logam hanya dilakukan pada hari Selasa dan Kamis,” ujar Husni.
Namun, ia membantah bahwa pihaknya menyuruh Yusril membuang uangnya. “Yang bersangkutan terlihat emosi dan melempar uang logamnya di lobi sambil mengatakan BI tidak bisa menukarkan uang yang mereka cetak sendiri. Kami terus berusaha memberikan penjelasan secara persuasif,” tambahnya.
Meski demikian, Husni berjanji akan melakukan evaluasi terhadap standar pelayanan BI. “Kami akan meningkatkan pelayanan agar lebih baik ke depannya,” ucapnya.













