Ihwal konflik yang terjadi akibat rencana penggusuran ini, Sudirman mengaku pihaknya sudah mendapat saran langsung dari Presiden Joko Widodo alias Jokowi.
“Memang di awal kami sudah dapat koreksi dari Presiden langsung ada komunikasi yang kurang smooth (mulus) di awal,” kata dia.
Akan tetapi, ia menekankan saat ini BP Batam sudah melakukan pendataan sesuai rekomendasi Ombudsman dan akan tetap melaksanakan relokasi tahap 1 pada tahun ini.
Tim Terpadu Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Rempang Eco-City yang dibentuk oleh BP Batam akan melakukan negosiasi dengan 4 tokoh dari lembaga adat Melayu.
“Kami harapkan 4 tokoh dari adat Melayu ini bisa menjembatani komunikasi dengan warga supaya bisa lebih dipahami tujuan dari pengembangan ini,” kata dia.
Sumber: Tempo













