Jalur penerbangannya di situs pelacakan penerbangan Flightradar24 menunjukkan Boeing 787 Dreamliner terbang berputar-putar di lepas pantai timur Malaysia sebelum terbang menuju Bandara Changi. Penerbangan yang berangkat dari Terminal 1 itu dijadwalkan tiba di Perth pada pukul 20.35, waktu Australia.
Namun, sebuah akun bernama SquawkAlert di platform media sosial X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, mengatakan telah mengeluarkan 7.700 squawk, mengacu pada saat sebuah penerbangan mengalami keadaan darurat. Hingga pukul 19.40, para penumpang masih berada di dalam pesawat.
Seorang analis sistem berusia 30 tahun, yang tidak ingin disebutkan namanya, mengatakan kepada The Straits Times bahwa penumpang diberitahu sekitar pukul 17.05 bahwa pesawat tersebut mengalami ‘masalah kecil’. Ketika pesawat jet tempur tiba memandu penerbangan, dia menyebut orang-orang dengan segera ‘memberikan telepon kepada mereka yang duduk di dekat jendela untuk mengambil foto”.
Jadwal Penerbangan Menteri Singapura Ikut Terdampak
Ia menambahkan bahwa dia tidak merasakan banyak kekhawatiran di antara mereka yang berada di dalam pesawat. Pria itu juga tidak menyaksikan penumpang yang berperilaku mencurigakan tetapi menyadari setelah pesawat mendarat, polisi masuk dan mengawal dua orang keluar pesawat.













