Sementara, juru bicara pihak Scoot menerangkan kronologis kejadian. Ia menyebutkan pesawat itu meninggalkan Bandara Changi pada pukul 16.11 waktu setempat.
Tetapi, pesawat memutuskan kembali ke bandara sekitar 1 jam kemudian karena ‘ancaman bom’. Pesawat akhirnya mendarat di Bandara Changi pada pukul 18.27 WIB, waktu Singapura.
“Angkatan udara Republik Singapura (RSAF) langsung diaktifkan mengawal pesawat kembali ke Bandara Changi. Layanan darurat juga diaktifkan,” kata juru bicara itu.
Pesawat bernomor TR16 mendarat dengan selamat di Singapura yang langsung dilanjutkan dengan pengecekan keamanan menyeluruh. Pihak Scoot menyatakan berkoordinasi dengan petugas untuk proes investigasi.
“Mengingat ini adalah masalah keamanan, kami menyesat tidak bisa menyampaikan detail lebih jauh. Scoot dengan tulus meminta maaf atas gangguan dan ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Keamanan pelanggan dan kru kami adalah prioritas utama dan kami akan terus menyediakan pendampingan bagi pelanggan kami,” sambung mereka.
Kerahkan Pesawat Jet Tempur
Sementara, RSAF menyatakan di unggahan Facebook bahwa mereka mengaktifkan dua pesawat jet tempur F-15SG untuk mengawal pesawat Scoot. Pesawat tersebut diketahui mengangkut 363 penumpang dan sembilan kru kabin, termasuk dua pilot yang bertugas.













